Ferry Irwandi dan Pakar Koperasi Satu Panggung, Counfest 2026 Unila Gaungkan Kemandirian Ekonomi

oleh -42 Dilihat

BANDAR LAMPUNG — Koperasi Mahasiswa Universitas Lampung (Kopma Unila) menggelar Seminar Nasional Coop Education Festival (Counfest) 2026 dengan menghadirkan pendiri Malaka Project sekaligus kreator konten, Ferry Irwandi, sebagai pemateri utama. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung pada Minggu (4/10/2026) tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta secara luring.

Seminar nasional ini menjadi puncak rangkaian Counfest 2026 yang mengangkat tema “Memahami Dinamika Ekonomi dan Menguatkan Daya Masyarakat dan Mewujudkan Kemandirian”. Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami dinamika ekonomi, mencermati kebijakan publik, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Ketua Pelaksana Counfest 2026, Muhammad Hanif Muzaki, menjelaskan bahwa pemilihan tema dan narasumber didasarkan pada kondisi perekonomian yang tengah dihadapi masyarakat. Menurutnya, tekanan ekonomi serta berbagai pertanyaan publik mengenai prioritas pengalokasian anggaran dalam APBN menjadi alasan penting untuk menghadirkan ruang diskusi yang terbuka dan objektif.

Ia menilai mahasiswa dan masyarakat perlu memperoleh kesempatan untuk memahami kebijakan ekonomi secara lebih menyeluruh, termasuk mengkaji efektivitas program pemerintah dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

“Kami melihat sosok Ferry Irwandi sebagai publik intelektual yang tidak hanya vokal, tetapi juga mampu mewakili keresahan para peserta. Kehadiran beliau diharapkan dapat mengurai serta menjawab berbagai keraguan masyarakat terkait efektivitas kebijakan ekonomi yang diterapkan saat ini,” ujar Hanif, mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan angkatan 2024.

Dalam sesi pemaparan, Ferry Irwandi mengajak peserta untuk mencermati realitas kebijakan publik secara kritis. Ia turut membahas dampak ekonomi yang lebih luas atau multiplier effect dari berbagai program strategis nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pembahasan tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat kebijakan ekonomi tidak hanya dari sisi tujuan program, tetapi juga dari dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan perekonomian secara keseluruhan.

Selain membahas dinamika kebijakan ekonomi, Counfest 2026 juga menghadirkan Ketua Umum KSP Kopdit Mekar Sai, Andreas Muhi, yang memaparkan peran strategis koperasi dalam membangun kemandirian finansial masyarakat di tengah ketidakpastian global.

Andreas menekankan bahwa keberlanjutan koperasi ditentukan oleh kesehatan kelembagaan, manfaat nyata bagi anggota, serta kemampuan menjaga keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.

“Kunci utama dari koperasi yang berkelanjutan adalah menempatkan anggota sebagai pusat dari seluruh kegiatan strategis serta menjaga kepemimpinan yang berintegritas,” ujar Andreas.

Seminar tersebut juga menghadirkan Bunga Aulia, Widya Iswara Ahli Madya Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, yang memberikan dukungan terhadap penguatan literasi perkoperasian di kalangan generasi muda.

Rangkaian acara turut diisi dengan pertunjukan Tari Sigeh Pengunten serta pemberian penghargaan kepada pelajar SMA berprestasi. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila yang diwakili Madi Hartono mengapresiasi antusiasme para peserta, sekaligus mendorong pelajar memanfaatkan prestasi yang diraih sebagai modal untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Melalui Counfest 2026, Kopma Unila berharap mahasiswa dan pelajar tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan ekonomi nasional, tetapi juga mampu membangun pemikiran kritis, konstruktif, dan berbasis data dalam menyikapi kebijakan publik.

Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda untuk meningkatkan literasi ekonomi, memahami peran koperasi, serta berkontribusi dalam mendorong kemandirian dan penguatan ekonomi masyarakat di daerah masing-masing.